SEKILAS INFO
: - Selasa, 28-09-2021
  • 3 tahun yang lalu / SELAMAT DATANG DI WEBSITE SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 MEDAN, WEBSITE INI DIKELOLAH OLEH IT CLUB

TATA TERTIB SISWA SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 MEDAN

Tata Tertib disusun berdasarkan instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tanggal 1 Mei 1974,Nomor : 4/M/1974 dan pengaturan Pakaian sesuai dengan keputusan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Depdikbud RI tanggal 17 Maret 1982,Nomor : 052/C/KEP/1982,Bab VII Pasal 13.

Menegakkan disiplin adalah mematuhi Tata Tertib yang diterapkan. Tata Tertib siswa akan mengatur segala kewajiban siswa di sekolah yang meliputi : Tata penampilan, jam masuk, sikap waktu belajar/waktu istirahat dan waktu pulang sekolah, larangan-larnagan, sanksi-sanksi lain-lain.

Untuk kelancaran dan kesempurnaan pendidikan  dan pengajaran pada SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 MEDAN maka setiap siswa berkewajiban mematuhi dan menjalankan Tata tertib sebagai berikut:

I.  TATA PENAMPILAN:

Setiap hari sekolah siswa harus berpenampilan sebagai siswa SMA dengan berpakaian seragam siswa yang sopan, lengkap dengan atributnya, yakni :

  1. Kemeja/blus putih, lengan pendek/panjang tanpa dilipat/digulung, tidak sempit/pendek.
  2. Celana/rok abu abu, Tetrex 2020 (bukan jeans) dengan potongan/model seperti yang telah ditetapkan, tidak sempit dan gantung pada kaki celana, jangan rok sepan (sempit/ketat), tidak berbelah samping/belakang /tidak berbiku-biku, rok pendek wajib 5 cm dibawah lutut dan wajib memakai tali pinggang warna hitam.
  3. Memakai topi dan dasi sekolah waktu upcara hari senin, maupun upacara resmi lainnya.
  4. Berpakaian olahraga ketika mengikuti kegiatan olahraga, berpakaian seragam batik pada hari jumat, dan berpakaian pramuka pada hari sabtu.
  5. Harus bersepatu karet/kain berwarna hitam polos lengkap dengan kaos kaki warna putih kecuali hari sabtu/pramuka kaos kaki warna hitam.
  6. Berambut pendek bagi siswa laki laki dan disisir rapi, tetapi tidak berjabrik, tidak dicat, tidak boleh gundul, tidak berkumis, tidak berjambang, maupun berjenggot.
  7. Rambut siswa perempuan disisir rapi, tidak boleh berjabrik dan tidak dicat.
  8. Model rambut siswa baik laki-laki maupun perempuan adalah wajar dan tidak berlebihan.

 II. Jam masuk

  1. Setiap siswa harus sudah berada di sekolah 15 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Jam pelajaran pertama pukul 07.15 WIB dan pulang:

a.  Senin : pukul 14.15 WIB                               d. Kamis              : pukul 13.40 WIB

b. Selasa : pukul 13.40 WIB                             e.   Jum’at            : pukul 11.30 WIB

c. Rabu   : pukul 14.15 WIB                               f.  Sabtu               : pukul 10.55 WIB

Khusus hari sabtu pulang sekolah dilanjutkan dengan latihan Pramuka sampai pukul 12.30 WIB.

  1. Siswa yang terlambat harus melapor kepada guru piket dan BP, setelah mendapatkan izin baru diperolehkan memasuki ruang kelas
  2. Pada hari senin seluruh siswa wajib mengikuti Upacara Bendera dengan pakaian lengkap (pakai topi/dasi). Pelaksana Upacara adalah setiap kelas secara bergiliran yang dikoordinir oleh Wali Kelas, Guru Olahraga, Guru BP serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan
  3. Setelah lonceng masuk berbunyi (termasuk setelah istirahat) setiap siswa harus berbaris di depan kelasnya masing-masing sembari menunggu Bapak/Ibu guru yang masuk pada jam tersebut kemudian masuk ke kelas dengan tertib dan teratur, sambil menyalami Bapak/Ibu gurunya.
  4. Khusus jam pelajaran pertama. Sebelum pelajaran dimulai, maka begitu Bapak/Ibu guru memasuki ruangan kelas, para siswa berdiri dengan sikap sempurna. Sambil memberi hormat kemudian berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, yang dipimpin oleh Ketua Kelas. Demikian juga halnya setelah jam pelajaran terakhir selesai.
  5. Jika guru yang memberikan pelajaran tidak hadir, ,maka Ketua Kelas segera melapor kepada guru piket dan siswa tidak dibenarkan keluar kelas tanpa izin.

III.  SIKAP WAKTU BELAJAR/ISTIRAHAT/PULANG SEKOLAH

  1. Setiap siswa yang akan meninggalkan kelasnya sewaktu pelajaran berlangsung, maka harus minta izin terlebih dahulu kepada guru yang sedang mengajar dikelas dan memberitahukannya kepada ketua kelas. Kemudian siswa yang akan meninggalkan sekolah karena suatu alas an maka harus melapor kepada Guru piket/BP untuk mengambil surat izin kemudian memberitahukannya kepada Guru Mapel yang mengajar di kelasnya pada saat itu (hal ini dilaksanakan setelah ada konfirmasi dari orang tua  ke sekolah atau sebaliknya).
  1. Siswa yang tidak dapat hadir mengikuti pelajaran, harus menunjukan surat keterangan sah, apa sebab tidak hadir dengan ditandatangani orang tua/wali. Siswa yang sakit lebih dari 2 hari harus ada ada surat keterangan Dokter Puskesmas/Rumah Sakit. Jika tidak dapat menunjukkan surat keterangan dari Dokter, maka orang tua/wali wajib hadir ke sekolah untuk menjelaskannya.
  2. Pada waktu istirahat, siswa harus meninggalkan kelas dan berada di perkarangan sekolah dan tidak dibenarkan keluar dari kompek sekolah, kecuali mendapatkan izin dari Guru Piket/Petugas Harian. Pada waktu istirahat, maka keamaan kelas ditangggung oleh para petugas Piket kelas.
  3. Pada waktu pelajaran berlangsung, siswa tidak dibenarkan menerima tamu, kecuali ada izin dari Guru BP/Guru Piket.
  4. Orang tua yang ingin bertemu dengan putra/putrinnya, tidak boleh langsung ke kelas, tetapi harus melalui guru piket/BP.
  5. Pada saat pergantian les siswa dilarang permisi keluar dari Guru yang mau meninggalkan kelas, setelah Guru yang baru masuk, barulah siswa dapat permisi keluar.
  6. Sebelum guru meninggalkan kelas, siswa wajib membersihkan/merapikan ruangan.
  7. Setiap jam pelajaran terakhir (pulang) piket kelas harus membersihkan kelas, mematikan AC/Kipas angin, dan lampu.
  8. Siswa harus menyediakan peralatan sekolahnya masing-masing, tanpa pinjam-meminjam pada waktu pelajaran berlangsung.
  9. Setiap siswa harus turut serta menjaga dan menjungjung tinggi nama baik sekolah dengan :
  • Turut bertanggung jawab terhadap kebersihan sekolah. (dinding, lantai, taman, pintu, perkarangan sekolah dan bagian-bagian lainnya).
  • Turut bertanggung jawab terhadap keselamatan, keutuhan alat-alat sekolah, laboratorium, perpustakaan, olahraga, kesenian, dll.
  • Turut bertanggung jawab kepada ketertiban, keamanan sekolah umumnya, termasuk waktu upacara bendera, dan upacara lainnya.
  • Turut bertanggung jawab terhadap keindahan, kesejukan lingkungan sekolah.
  • Turut bertanggung jawab atas ketentraman, kekeluargaan keluarga besar SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 Medan.

11.  Setiap siswa waijb mematuhi peraturan-peraturan lainnya yang ada di sekolah. Harus berlaku sopan, tertib dan           penuh rasa kekeluargaan terhadap teman-teman, pegawai sekolah, terutama Bapak/Ibu guru baik di lingkungan         sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.

12.  Setiap siswa yang beragama Islam wajib :

a.  Shalat Zuhur berjamaah di Mesjid.

b.  Pengajian bagi siswa yang beragama Islam, sesuai dengan jadwal.

13.  Setiap siswa yang beragama Kristen wajib mengikuti kebaktian sesuai dengan jadwal.

14.  Setiap siswa wajib melunasi pembayaran Uang Sekolah paling lambat tanggal 10 setiap bulan. Siswa yang                     menunggak sampai 2 (dua) bulan, maka orang tua wajib hadir ke sekolah. Kartu Uang Sekolah harus dibawa               pada waktu pembayaran Uang Sekolah.

 

IV.  LARANGAN LARANGAN BAGI SISWA

  1. Siswa dilarang:
    1. Meninggalkan sekolah/pelajaran selama pelajaran berlangsung, tanpa izin guru mata pelajaran/guru piket.
    2. Pergi ke kantin pada saat jam pelajaran berlangsung.
    3. Makan dan minum di ruangan kelas pada saat jam pelajaran berlangsung.
    4. Membawa rokok/merokok atau sejenisnya, membawa minuman keras, ganja, obat penenang dan obat terlarang lainnya. (NARKOBA).
    5. Membawa senjata api, senjata tajam, atau alat-alat yang membahayakan seperti petasan dan lainnya.
    6. Membawa/melakukan permainan judi/taruhan dengan segala bentuknya.
    7. Melakukan aksi demonstrasi, mogok, coret-coret, main hakim sendiri, berkelahi atau membawa orang lain ke komplek sekolah dengan tujuan tidak baik/meresahkan.
    8. Merusak sarana dan prasarana sekolah.
    9. Mengeluarkan kata-kata kotor/tidak sopan/berteriak, mengejek, memfitnah, berkelahi dengan teman, apalagi terhadap Bapak/Ibu guru.
    10. Membuat atau bergabung dalam kelompok/Geng/Komunitas yang menimbulkan pengaruh negatif di sekolah.
    11. Membawa HP Android dan sejenisnya ke dalam ruangan kelas.
    12. Membuang sampah sembarangan.
    13. Membawa perlengkapan make up dan memakainya ke sekolah.

    V.  SANKSI – SANKSI DAN TINDAKAN PEMBINAAN :

 Sanksi dan tindakan pembinaan dilakukan secara edukatif oleh guru, wali kelas, guru BP, Wakasek, dan Kepala Sekolah.

  1. Siswa yang terlambat satu kali disuruh membersihkan lingkungan sekolah, setelah lonceng pergantian pelajaran siswa tersebut baru boleh diijinkan memasuki kelas.
  2. Terlambat tiga kali, orang tua dipanggil untuk membuat surat perjanjian.
  3. Terlambat lagi setelah dibuat perjanjian, maka orang tua siswa dipanggil kembali untuk tindakan pembinaan berikut.
  4. Tidak hadir tanpa berita, ditegur secara lisan.
  5. Tidak hadir tanpa berita sampai tiga hari, dipanggil orang tuanya dan membuat surat perjanjian.
  6. Tidak hadir juga setelah itu sampai enam hari, diberi peringatan kembali, yang diproses oleh guru BP dan Wali Kelas yang diketahui oleh Kepala Sekolah.
  7. Siswa yang kedapatan merokok, berjudi atau minum-minuman keras di dalam lingkungan sekolah akan diskors selama tiga hari tanpa surat dan dianggap absen, demikian juga dengan siswa yang bolos keluar kota.
  8. Siswa yang kedapatan menggunakan Narkoba dan sejenisnya dikeluarkan dari sekolah.
  9. Panggilan kepada orang tua anaknya melanggar tata tertib sekolah dilaksanakan sebanyak empat kali:
  • Panggilan I : Orang tua hadir bersama anaknya untuk membuat perjanjian tertulis.
  • Panggilan II : Orang tua hadir bersama anaknya untuk membuat perjanjian tertulis \ diikuti sanksi-sanksi lainnya.
  • Panggilan III : Dengan keputusan Kepala Sekolah, siswa dikembalikan kepada orang tuanya untuk sementara (beberapa hari).
  • Panggilan IV : siswa dikembalikan kepada orang tua ( dikeluarkan ).
  1. Setiap kegiatan pribadi siswa di luar sekolah, maka siswa wajib meminta izin dari pihak sekolah, dan terlebih dahulu harus membuat surat permohonan dari orang tua siswa kepada pihak sekolah ( Guru BP/Piket )
  2. Setiap siswa diwajibkan memiliki Kartu Pelajar, Kartu Perpustakaan.
  3. Demikianlah tata tertib ini diperbuat, agar setiap siswa dan para orang tua dapat menghayati dan melaksanakannya.

Medan, 16 Juli 2018

KEPALA SEKOLAH,

Drs. H. HILMAN HAIDIR,M.Pd